ANGGARAN
PENJUALAN
A.
Pengertian
Anggaran Penjualan
Anggaran penjualan merupakan suatu
anggaran yang menjelaskan secara rinci dan teliti tentang penjual perusahaan
dimasa depan, yang mana didalamnya memuat tentang rencana jenis-jenis barang,
jumlah, harga, waktu, ataupun tempat penjualan barang tersebut.
Anggaran
penjualan berisi tentang rencana penjualan selama waktu atau periode anggaran
yang biasanya satu tahun, yang dinyatakan dalam satuan uang dan banyaknya
penjualan. Anggaran ini dibuat oleh perusahaan gunanya untuk meramalkan
penjualan dimasa depan. Dalam proses penyusunan anggaran, anggaran penjualan
ini disebut juga sebagai anggaran kunci, karena anggaran tersebut merupakan
dasar dari penyusunan anggaran yang lain, seperti: anggaran produksi, kas, biaya
non-produksi, serta anggaran rugi-laba.
B.
Tujuan
Dari Anggaran Penjualan.
Rencana anggaran penjualan
dapat dipergunakan untuk menyusun pembuatan bagian-bagian dari
anggaran-anggaran lainnya. Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah :
a. Mengurangi
ketidakpastian di masa depan.
b. Memasukkan
pertimbangan atau keputusan manajemen dalam proses perencanaa.
c. Memberikan
informasi dalam profit planning control.
d. Untuk
mempermudah pengendalian penjualan.
C.
Konsep Anggaran Penjualan.
1.
Dasar -
dasar penyusunan anggaran
·
Menyusun tujuan perusahaan
·
Menyusun strategi perusahaan
·
Menyusun Forecast penjualan
2.
Menyusun
Anggaran Perusahaan
·
Anggaran Promosi dan Advertensi
·
Anggran biaya - biaya penjualan
·
Rencan pemasaran
D.
Manfaat
Anggaran Penjualan
Menurut Welsch Hilton dan Gordon (2000 : 174),
manfaat anggaran penjualan yaitu:
1.
Untuk mengurangi ketidakpastian tentang pendapatan dimasa datang.
2. Untuk memasukkan kebijakan dan keputusan manajemen ke dalam proses
perencanaan (contoh dalam rencana pemasaran).
3. Untuk memberikan informasi penting berisi pembentukan elemen lain
dari rencana laba yang menyeluruh.
4. Untuk memudahkan pengendalian manajemen atas kegiatan
penjualan yang dilakukan.
E.
Faktor Yang
Mempengaruhi Anggarn Penjualan.
Menurut M. Nafarin (2007 : 169), bahwa anggaran
penjualan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya:
1. Faktor Pemasaran
Luas pasar,
apakah bersifat lokal, regional, nasional,atau internasional; keadaan
persaingan, apakah bersifat monopoli, oligopoli, atau bebas; keadaan konsumen,
bagaimana selera konsumen apakah konsumen akhir atau konsumen industri.
2. Faktor Keuangan
Yang perlu
diperhatikan perusahaan antara lain mengenai kemampuan modal kerja mendukung
pencapaian target penjualanyang dianggarkan, seperti untuk membeli bahan baku,
membayar upah, biaya promosi produk dan lain-lain.
3. Faktor
Ekonomis
Yang perlu
diperhatikan perusahaan antara lain dengan meningkatnya penjualan berarti
meningkatkan laba (rentabilitas) atau sebaliknya.
4. Faktor Kebijakan Perusahaan
Yaitu
seperti kebijakan membuat produk dengan kualitas nomor satu sehingga kesempatan
untuk menjual produk nomor dua dan nomor tiga menjadi tertutup.
5. Faktor Perkembangan Penduduk
Faktor
perkembangan penduduk juga mempengaruhi anggaran, misalnya peningkatan
kelahiran dapat meningkatkan konsumsi susu, pakaian, mainan dan lain-lain.
6. Faktor Kondisi Politik, Sosial, Budaya,
Pertahanan dan Keamanan
7. Faktor Teknis
Apakah
kapasitas seperti mesin dan alat mampu memenuhi target penjualan yang
dianggarkan apakah bahan baku dan tenaga kerja mudah dan murah.
8. Faktor Lainnya
Apakah pada
musim tertentu anggaran penjualan ditambah, apakah kebijaksanaan pemerintah
tidak berubah sampai lama anggaran yang disusun harus dapat dipertahankan.
Sedangkan ada dua faktor lagi yang
akan disebutkan dan harus dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran penjualan
menurut Tendi Haruman dan Sri Rahayu
(2007:45) yaitu:
1. Faktor-faktor Internal.
-
Penjualan tahun-tahun yang lalu.
-
Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah penjualan .
-
Kapasitas produksi yang dimiliki serta kemungkinan perluasannya.
-
Tenaga kerja yang tersedia baik jumlah maupun keahliannya.
-
Modal kerja yang dimiliki perusahaan.
-
Fasilitas lain yang menunjang.
2. Faktor Ekternal.
-
Keadaan persaingan di pasar.
-
Posisi perusahaan dalam persaingan.
-
Tingkat perumbuhan penduduk.
-
Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang dihasilkan.
-
Kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah yang berpengaruh.
F.
Hal - Hal
Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyusun Anggaran Penjualan.
Adapun beberapa hal yang perlu
diperhatikan di dalam penyusunan anggaran penjualan menurut Agus Ahyari (2002:208) adalah sebagai
berikut :
a. Rincian jumlah dan jenis produk perusahaan
b. Rincian daerah pemasaran
c. Diskriminasi harga
d. Potongan harga
e. Rincian penjualan bulanan
Dengan mempertimbangkan kepada
beberapa hal tersebut diatas, maka anggaran penjulan produk perusahaan dapat
disusun. Semakin jelas anggaran penjualan dalam perusahaan tersebut disajikan,
semakin mudah pula manajemen perusahaan yang bersangkutan melaksanakan
koordinasi dan pengawasan kegiatan penjualannya.
G.
Langkah
Dalam Menyusun Anggaran Penjualan.
Dalam
menyusun anggaran penjualan, langkah yang perlu diperhatikan menurut M. Nafarin (2007 : 176), yaitu:
1. Mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi anggaran
penjualan.
2. Menetapkan harga jual untuk produk tertentu dan daerah
tertentu.
3. Membuat taksiran (ramalan penjualan) tiap jenis produk
yang akan dijual dan penentuan produk yang akan dijual pada daerah tertentu.
4. Memperhitungkan anggaran penjualan.
5. Menyusun anggaran penjualan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar