Kamis, 19 Oktober 2017

ANGGARAN PENJUALAN



ANGGARAN PENJUALAN

A.                 Pengertian Anggaran Penjualan
Anggaran penjualan merupakan suatu anggaran yang menjelaskan secara rinci dan teliti tentang penjual perusahaan dimasa depan, yang mana didalamnya memuat tentang rencana jenis-jenis barang, jumlah, harga, waktu, ataupun tempat penjualan barang tersebut.
Anggaran penjualan berisi tentang rencana penjualan selama waktu atau periode anggaran yang biasanya satu tahun, yang dinyatakan dalam satuan uang dan banyaknya penjualan.  Anggaran ini dibuat oleh perusahaan gunanya untuk meramalkan penjualan dimasa depan. Dalam proses penyusunan anggaran, anggaran penjualan ini disebut juga sebagai anggaran kunci, karena anggaran tersebut merupakan dasar dari penyusunan anggaran yang lain, seperti: anggaran produksi, kas, biaya non-produksi, serta anggaran rugi-laba.

B.                  Tujuan Dari Anggaran Penjualan.
Rencana anggaran penjualan dapat dipergunakan untuk menyusun pembuatan bagian-bagian dari anggaran-anggaran lainnya. Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah :
a.       Mengurangi ketidakpastian di masa depan.
b.      Memasukkan pertimbangan atau keputusan manajemen dalam proses perencanaa.
c.       Memberikan informasi dalam profit planning control.
d.      Untuk mempermudah pengendalian penjualan.

C.                 Konsep Anggaran Penjualan.
1.      Dasar - dasar penyusunan anggaran
·         Menyusun tujuan perusahaan
·         Menyusun strategi perusahaan
·         Menyusun Forecast penjualan
2.      Menyusun Anggaran Perusahaan
·         Anggaran Promosi dan Advertensi
·         Anggran biaya - biaya penjualan
·         Rencan pemasaran

D.          Manfaat Anggaran Penjualan
Menurut Welsch Hilton dan Gordon (2000 : 174), manfaat anggaran penjualan yaitu:
1.    Untuk mengurangi ketidakpastian tentang pendapatan dimasa datang.
2.  Untuk memasukkan kebijakan dan keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan (contoh dalam rencana pemasaran).
3.  Untuk memberikan informasi penting berisi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang menyeluruh.
4.   Untuk memudahkan pengendalian manajemen atas kegiatan penjualan yang dilakukan.

E.           Faktor Yang Mempengaruhi Anggarn Penjualan.
Menurut M. Nafarin (2007 : 169), bahwa anggaran penjualan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya:
1.    Faktor Pemasaran
Luas pasar, apakah bersifat lokal, regional, nasional,atau internasional; keadaan persaingan, apakah bersifat monopoli, oligopoli, atau bebas; keadaan konsumen, bagaimana selera konsumen apakah konsumen akhir atau konsumen industri.
2.    Faktor Keuangan
Yang perlu diperhatikan perusahaan antara lain mengenai kemampuan modal kerja mendukung pencapaian target penjualanyang dianggarkan, seperti untuk membeli bahan baku, membayar upah, biaya promosi produk dan lain-lain.
3.     Faktor Ekonomis
Yang perlu diperhatikan perusahaan antara lain dengan meningkatnya penjualan berarti meningkatkan laba (rentabilitas) atau sebaliknya.
4.    Faktor Kebijakan Perusahaan
Yaitu seperti kebijakan membuat produk dengan kualitas nomor satu sehingga kesempatan untuk menjual produk nomor dua dan nomor tiga menjadi tertutup.
5.    Faktor Perkembangan Penduduk
Faktor perkembangan penduduk juga mempengaruhi anggaran, misalnya peningkatan kelahiran dapat meningkatkan konsumsi susu, pakaian, mainan dan lain-lain.
6.    Faktor Kondisi Politik, Sosial, Budaya, Pertahanan dan Keamanan
7.    Faktor Teknis
Apakah kapasitas seperti mesin dan alat mampu memenuhi target penjualan yang dianggarkan apakah bahan baku dan tenaga kerja mudah dan murah.
8.    Faktor Lainnya
Apakah pada musim tertentu anggaran penjualan ditambah, apakah kebijaksanaan pemerintah tidak berubah sampai lama anggaran yang disusun harus dapat dipertahankan.
Sedangkan ada dua faktor lagi yang akan disebutkan dan harus dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran penjualan menurut Tendi Haruman dan Sri Rahayu (2007:45) yaitu:
1.    Faktor-faktor Internal.
-       Penjualan tahun-tahun yang lalu.
-       Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah penjualan .
-       Kapasitas produksi yang dimiliki serta kemungkinan perluasannya.
-       Tenaga kerja yang tersedia baik jumlah maupun keahliannya.
-       Modal kerja yang dimiliki perusahaan.
-       Fasilitas lain yang menunjang.
2.    Faktor Ekternal.
-       Keadaan persaingan di pasar.
-       Posisi perusahaan dalam persaingan.
-       Tingkat perumbuhan penduduk.
-       Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang dihasilkan.
-       Kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah yang berpengaruh.

F.           Hal - Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyusun Anggaran Penjualan.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam penyusunan anggaran penjualan menurut Agus Ahyari (2002:208) adalah sebagai berikut :
a.    Rincian jumlah dan jenis produk perusahaan
b.    Rincian daerah pemasaran
c.    Diskriminasi harga
d.   Potongan harga
e.    Rincian penjualan bulanan
Dengan mempertimbangkan kepada beberapa hal tersebut diatas, maka anggaran penjulan produk perusahaan dapat disusun. Semakin jelas anggaran penjualan dalam perusahaan tersebut disajikan, semakin mudah pula manajemen perusahaan yang bersangkutan melaksanakan koordinasi dan pengawasan kegiatan penjualannya.

G.                 Langkah Dalam Menyusun Anggaran Penjualan.
Dalam menyusun anggaran penjualan, langkah yang perlu diperhatikan menurut M. Nafarin (2007 : 176), yaitu:
1.    Mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi anggaran penjualan.
2.    Menetapkan harga jual untuk produk tertentu dan daerah tertentu.
3.    Membuat taksiran (ramalan penjualan) tiap jenis produk yang akan dijual dan penentuan produk yang akan dijual pada daerah tertentu.
4.    Memperhitungkan anggaran penjualan.
5.    Menyusun anggaran penjualan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ANGGARAN BAHAN BAKU.

Bahan Baku : Bahan Langsung, yaitu bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk utama. TUJUAN PEMBUATAN A...